Merasa kesepian merupakan hal normal yang bisa terjadi pada setiap orang. Namun jika hal ini terjadi terus menerus, bisa berdampak pada kesehatan lho.

Celebbudies, hidupmu sangat berharga, maka dari itu, kamu berhak untuk melakukan hal yang kamu suka, bersama dengan orang yang kamu sayangi, maka raihlah kebahagiaanmu dengan berkumpul bersama orang-orang yang memberi spirit positif.

Pasalnya, kesendirian dan kesepian bisa memberi dampak buruk pada kesehatan lho. Kamu tidak mau kan hanya karena kesepian, lalu kesehatanmu menjadi terganggu?

Kesepian dapat diartikan dalam dua hal. Secara objektif, seseorang dapat dikatakan kesepian ketika hidup sendirian dan kurang menjalin suatu bentuk komunikasi, kontak sosial, maupun partisipasi di dalam kegiatan sosial. Sementara kesepian secara subjektif digambarkan sebagai perasaan tidak memiliki dan tidak terkoneksi secara sosial, termasuk merasa terisolasi.

Sebenarnya normal bila seseorang pernah mengalami rasa kesepian, namun ada perbedaan yang mendasar antara rasa kesepian yang berlangsung hanya sementara dan kesepian yang bersifat kronis. Kesepian yang berkepanjangan atau kronis dapat mengundang risiko kesehatan yang serius.

Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan bahwa perasaan kesepian dan terisolasi memiliki dampak kesehatan fisik yang setara dengan obesitas. Efek dari penolakan atau terisolasi misalnya senyata rasa nyeri, lapar, dan haus.

Bahkan, para pakar berpendapat bahwa orang yang merasa kesepian memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih lemah dan tingkat peradangan yang lebih tinggi dibandingkan seseorang yang tidak kesepian. Seseorang yang kesepian juga cenderung lebih rentan terserang sakit karena adanya perasaan terancam yang konstan dirasakan penderita.

Bahayanya lagi, kesepian dapat meningkatkan kadar hormon kortisol di dalam tubuh yang dapat menyebabkan depresi, kecemasan, gangguan tidur, peningkatan berat badan, gangguan pencernaan, hingga gangguan jantung. Sejumlah studi menunjukkan bahwa perasaan kesepian dapat meningkatkan risiko kematian dini sebesar 45 persen. Sementara seseorang yang memiliki ikatan kuat dengan keluarga dan sahabat mendapat 50 persen risiko yang lebih rendah dibandingkan mereka yang kesepian. Seram kan Celebbudies!

Karenanya, banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengusir rasa kesepian. Mulai dari sesederhana bertegur sapa, mulai terlibat aktif dalam kegiatan komunitas atau kegiatan social, atau manfaatkan internet untuk terkoneksi dengan teman dan keluarga.

Cara simplenya, kamu bisa mengajak satu temanmu untuk sekedar hangout untuk sekaligus bertukar pikiran. Lakukan hal-hal positif bersama seperti menonton film, melakukan hobi bersama, pergi mengunjungi suatu kegiatan, atau mengambil liburan ke alam agar pikiran lebih terbuka. Hindari berdiam diri di rumah dan jangan biarkan dirimu terus-terusan sendirian.

Usahakan untuk selalu terkoneksi dengan dunia luar, bahkan meski hanya melalui sambungan internet. Hal itu memungkinkan pikiranmu terus ‘hidup’ dan menghindarkanmu dari rasa kesepian yang berlebihan.

Sendiri bukan berarti kesepian. Belum meiliki pasangan juga berarti kamu kesepian Celebbudies. Hindari untuk selalu menarik diri. Kamu selalu bisa menciptakan peluang untuk terus terkoneksi dengan dunia luar. Bersosialisasilah, karena dengan bersama hidup akan lebih ceria dan bahagia. Cheers!

 

“You deserve to be happy. You deserve to live a life you are excited about. Don’t let others make you forget that” –Extramadness.

0 Komentar

KABAR TERBARU