Celebuddies, pernahkah kamu mengalami persendian yang kaku sulit digerakkan atau tiba-tiba kram kesemutan  setelah mengangkat beban atau betis keras setelah lari beberapa putaran? Hm.. hal ini mungkin terjadi bukan karena kamu jarang olahraga atau salah dalam teknik, namun karena kamu melewatkan pemanasan! Yup. Pemanasan memang sederhana dan dianggap sepele saja. Tapi jangan salah, pemanasan sebelum olahraga besar manfaatnya lho! Sebagaimana pun bugarnya kamu, kamu harus selalu memulai olahraga dengan pemanasan yang tepat. Apa aja sih manfaatnya?

-> Mencegah Cedera 

Otot yang sudah melakukan pemanasan akan menjadi lebih lentur dan halus. Ini berarti jika gerakan keras dan tiba-tiba, seperti tendangan tinggi atau posisi mendarat canggung, akan lebih tahan banting terhadap potensi otot kram, keseleo, terkilir, hingga sobek. F.Y.I., otot sobek bisa menjadi cedera serius yang membutuhkan waktu lama untuk pulih lho! 

-> Meningkatkan Peforma Olahraga 

Pemanasan sebelum olahraga akan otot-otot menjadi lebih fleksibel serta meningkatkan sirkulasi darah ke berbagai otot yang akan gunakan. Hasilnya, peningkatan aliran darah juga membawa lebih banyak persediaan oksigen ke seluruh penjuru tubuh yang akan meningkatkan energi otot serta memperluas refleks dan jangkauan geraknya.

-> Memelihara Kesehatan Tulang dan Persendian 

Pentingnya pemanasan sebelum olahraga juga meluas hingga memengaruhi tulang dan sendi, yang merupakan bagian tubuh yang juga rentan cedera saat latihan. Dengan pemanasan, akan membantu lebih banyak cairan bisa melumasi persendian sehingga membuat sendi-sendi lebih licin dan fleksibel sehingga mencegah korosi dan terkunci, serta meminimalisir nyeri sendi yang tiba-tiba. 

Pemanasan adalah sesi yang berlangsung sebelum melakukan aktivitas fisik; biasanya terdiri dari latihan kardiovaskular ringan yang dipadukan dengan peregangan. Kebanyakan sesi ini berlangsung antara 20 menit hingga setengah jam.

Aktivitasnya pun sangat sederhana. Diantaranya dengan berjalan kaki, melakukan peregangan dan melonggarkan bagian tubuh dengan cara yang lembut, memutar tangan dan pergelangan tangan, melakukan squats tanpa beban, jogging di tempat, atau melakukan jumping jack sebanyak 25 kali guna mempersiapkan tubuh dengan memanaskan sistem yang ada dalam tubuh.

“Warm-ups are important. A focused and tailored warm-up can increase your performance and decrease the risk of injury” – Unknown.

0 Komentar

KABAR TERBARU